"Baik pengetahuan teologis maupun pekerjaan sosial saja tidak cukup untuk membuat kita tetap mengasihi Kristus kecuali keduanya didahului oleh perjumpaan pribadi dengan-Nya. Wawasan teologis diperoleh tidak hanya dari antara dua sampul buku, tetapi dari dua lutut yang ditekuk di depan hadirat Tuhan. Jam Doa menjadi seperti tangki oksigen untuk menghimpun kembali kuasa Roh Kudus di tengah-tengah atmosfir dunia yang bau dan busuk ini." ~ Fulton J. Sheen
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment