Skip to main content

Iman percaya dalam kesukaran

 "Untuk mempercayai - to trust - Tuhan, kita harus selalu melihat kesukaran kita melalui mata iman, bukan perasaan. Dan sama seperti iman keselamatan datang melalui mendengarkan pesan Injil (Roma 10:17), demikian juga iman untuk percaya kepada Tuhan dalam kesukaran (adversity) hanya datang melalui Firman Tuhan. Hanya di dalam Alkitab kita menemukan pandangan yang memadai tentang hubungan dan keterlibatan Allah dengan keadaan kita yang menyakitkan. Hanya dari Alkitab, yang diterapkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus, kita menerima kasih karunia untuk memercayai Allah dalam kesukaran (adversity)" ~Jerry Bridges, Trusting God, 1988


Comments

Popular posts from this blog

Kebangkitan

 “Klaim kebangkitan vital bagi kekristenan. Jika Kristus dibangkitkan dari kematian oleh Allah, maka Dia punya mandat dan sertifikat yang tidak dimiliki oleh pemimpin agama mana pun. Sebutkan nama pemimpin agama dunia, semuanya meninggal. Musa pun meninggal …….Tetapi, Kristus hidup.” ~ RC Sproul (1939 - 2017) theolog

Kesetiaan Allah

"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"

Iman adalah.....

"Iman adalah keyakinan bahwa Tuhan itu nyata dan bahwa Tuhan itu baik ... Ini adalah pilihan untuk percaya bahwa Dia yang menjadikan semuanya tidak akan meninggalkan kita dan bahwa Dia tetap mengirimkan terang ke dalam kegelapan kita dan merespon uluran tangan iman kita. Iman adalah keyakinan bahwa Tuhan akan melakukan apa yang benar. Tuhan berkata bahwa semakin situasi Anda tidak berdaya --helpless,  semakin Anda dekat pada kelepasan--Nya. Semakin besar kekhawatiran Anda, semakin tekun doa Anda. Semakin gelap ruangan, semakin besar kebutuhan akan terang. Pertolongan Tuhan dekat dan selalu tersedia, tetapi hanya diberikan kepada mereka yang mencarinya. “Allah Bapa, tolonglah kami memperbaharui komitmen kami kepada-Mu, untuk melepaskan segalanya dan untuk dimiliki dan dimiliki oleh-Mu. Kami rindu untuk menyerahkan diri kepada-Mu sehingga kami boleh tahu kemerdekaan Kudus yang tersedia bagi kami hanya melalui kasih karunia-Mu. ” Oleh Max Lucado