"Kebahagiaan manusia tidak pernah dimaksudkan ditentukan oleh keadaan sekitarnya, dan itu adalah kesalahan fatal yang kita semua cenderung lakukan ... Kebahagiaan manusia bergantung pada satu hal saja -- yaitu hubungannya dengan Tuhan! ... Kita tidak bisa mendapatkan kebahagiaan di tempat lain. Kita harus kembali ke dalam jiwa kita dan kepada Tuhan yang menciptakannya. Kita diciptakan untuk-Nya, kita dimaksudkan untuk-Nya, kita memiliki hubungan dengan-Nya, dan jiwa kita tidak akan pernah mendapat perhentian sampai, seperti jarum pada kompas, kita bergerak ke titik tetap utara, dan di sana berhenti -- tidak pernah di tempat lain" ~Martyn Lloyd-Jones
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment