"Mari kita berhati-hati dengan cinta uang. Ini adalah jerat baik bagi orang miskin maupun orang kaya. Soalnya bukan karena memiliki uang, melainkan kepercayaan (trusting) pada uang, yang merusak jiwa. Marilah kita berdoa untuk kepuasan dengan hal-hal yang kita miliki. Hikmat tertinggi adalah sejalan dengan pikiran Paulus ".... saya sudah belajar merasa puas dengan apa yang ada." (Fil 4:11 BIMK) ~ J.C. Ryle (1816 - 1900), theolog Inggris
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment