"James Stewart pernah berkata, 'Jadilah dirimu sendiri, tetapi juga, lupakan dirimu sendiri!' Melupakan diri sendiri sangat penting. Kita tidak dapat 'membuat banyak' dari diri kita sendiri dan 'membuat banyak' dari Tuhan Yesus Kristus secara bersamaan. Jika orang-orang selesai ibadah mengatakan, “Pengkhotbah yang luar biasa!” kita telah gagal. Sebaliknya kita harus merindukan jemaat untuk mengatakan, “Betapa besar Allah, dan betapa hak istimewa (privilege) bertemu dengan Dia dalam Firman-Nya, seperti yang baru saja kita lakukan.” ~Alistair Begg, Preaching for God’s Glory, Crossway, 1999
"Aku memohon kepada-Mu, Allahku, izinkan aku mengenal dan mencintai-Mu sehingga aku berbahagia didalam Engkau. Dan meskipun aku tidak bisa melakukan ini secara lengkap dalam hidup ini, izinkan aku memperbaiki diri hari demi hari sampai aku dapat melakukannya dengan seutuhnya. Izinkan aku mengenal-Mu lebih dan lebih dalam kehidupan ini, sehingga aku dapat mengenal-Mu secara sempurna di surga O Allah yang benar, izinkan aku menerima kebahagiaan di surga,yang Engkau janjikan sehingga kebahagianku menjadi sempurna. Sementara ini, biarkan pikiranku memikirkannya, biarkan lidahku membicarakannya, biarkan hatiku merindukannya, biarkan mulutku mengatakannya, biarkan jiwaku merasa lapar setelahnya, biarkan dagingku merasa haus setelahnya, biarkan keseluruhan keberadaanku merindukannya, sampai waktunya tiba aku masuk melalui kematian ke dalam kegembiraan Tuhan-ku, yang berlanjut selamanya, dalam dunia tanpa akhir. Amin." (St Agustinus dari Hippo, 354-430)
Comments
Post a Comment