"James Stewart pernah berkata, 'Jadilah dirimu sendiri, tetapi juga, lupakan dirimu sendiri!' Melupakan diri sendiri sangat penting. Kita tidak dapat 'membuat banyak' dari diri kita sendiri dan 'membuat banyak' dari Tuhan Yesus Kristus secara bersamaan. Jika orang-orang selesai ibadah mengatakan, “Pengkhotbah yang luar biasa!” kita telah gagal. Sebaliknya kita harus merindukan jemaat untuk mengatakan, “Betapa besar Allah, dan betapa hak istimewa (privilege) bertemu dengan Dia dalam Firman-Nya, seperti yang baru saja kita lakukan.” ~Alistair Begg, Preaching for God’s Glory, Crossway, 1999
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment