"Allah sangat mengasihi kita dan ingin kita berpaling dari dosa-dosa kita. Jika Dia memberikan penghakiman terakhir sekarang, kita tidak akan memiliki kesempatan seperti itu; itu akan menjadi akhir zaman bagi kita. Dia memiliki alasan yang cukup untuk melakukannya; dan kita tau itu. Kita telah cukup berdosa sehingga pantas menerima murka-Nya yang tak terbatas setiap saat, tetapi kita tidak menerimanya. Oleh karena itu, kita memiliki kesempatan untuk berpaling dari dosa kita dan berbalik kepada Allah. Alih-alih terus menggusarkan-Nya, kita dapat memohon pengampunan dan berusaha berkenan kepada-Nya. Selama masih ada kehidupan, itu dimungkinkan." ~John Henry Gerstner (1914 – 1996), guru besar Sejarah Gereja, dalam The Problem of Pleasure
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment