“Apakah kamu berpikir, hai orang Kristen, bahwa kamu dapat mengukur kasih Kristus? Pikirkan apa yang telah diberikan kasih-Nya kepadamu — dibenarkan, diangkat anak, pengudusan, hidup yang kekal! Kekayaan kebaikan-Nya tidak terselidiki! Oh, betapa luasnya kasih Kristus! Akankah cinta kasih seperti ini kita terima setengah hati kita? Akankah cinta kasih dan perhatian Yesus yang mengherankan itu hanya mendapat tanggapan yang sekedarnya dan pengakuan yang lambat? O jiwaku, selaraskan hatimu dengan lagu syukur yang menyukakan! Jalani hari dengan sukacita, karena kamu bukanlah pengembara yang kesepian, tetapi anak yang dikasihi, dijaga, diperdulikan, dicukupi, dan dibela oleh Tuhanmu.” ~Charles Spurgeon
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment