"Tak satupun dari pemahaman secara intelektual mengenai Alkitab, mampu mencakup keseluruhan kekayaan di dalamnya. Hal-hal Spriritual harus dimengerti secara Spiritual dan kita perlu memiliki sikap penerimaan rohani, yaitu kerinduan untuk mencari Tuhan, untuk menundukkan diri kepada-Nya. Kita harus belajar melampaui batas keilmiahan untuk mendapatkan kelimpahan warisan dari Buku di atas segala buku ini”. – H.H. Rowley (1890-1969) dalam The Relevance of the Bible
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment