"Takut akan Tuhan merupakan reaksi yang sepatutnya dari kita orang berdosa terhadap kekudusan Tuhan yang tak terbatas, atau kita makhluk ciptaan terhadap keagungan Tuhan yang tak terbatas. Saat kita bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, kita akan belajar sungguh-sungguh untuk gemetar di hadapan kemuliaan-Nya yang agung dan kesucian yang membakar (burning purity), dan itulah yang disebut awal dari hikmat." ~Eric Alexander, Pendeta emeritus the Church of Scotland, penulis.
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment