"Agar jiwa seseorang bernyala-nyala dengan hasrat akan Tuhan yang hidup, pikiran orang itu harus terlebih dahulu diberitahukan tentang karakter dan kehendak Tuhan. Tidak ada sesuatupun di dalam hati yang tidak menjadi yang pertama di dalam pikiran. Meskipun mungkin untuk memiliki teologi di kepala tanpa menembus jiwa, tetapi ia itu tidak dapat menembus jiwa tanpa terlebih dahulu ditangkap dan dipahami oleh pikiran." ~RC Sproul, dalam Essential Truths of the Christian Faith (1992)
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment