Skip to main content

Ibadah

 “Ketika Anda mendalami semua kata yang digunakan untuk ibadah baik dalam PL dan PB, dan ketika Anda menggabungkan artinya, Anda menemukan bahwa ibadah melibatkan sikap (kagum, hormat, menghargai) dan tindakan (sujud, memuji, melayani). Ini adalah pengalaman subjektif dan aktivitas objektif. Ibadah bukanlah perasaan yang tak terekspresikan, juga bukan formalitas kosong. Ibadah sejati keseimbangan yang melibatkan pikiran, emosi, dan kehendak (the will). Ia itu harus dipikirkan dengan baik; ia itu harus menjangkau jauh ke dalam hati dan dimotivasi oleh kasih; dan itu harus membawa kita pada tindakan ketaatan untuk memuliakan Tuhan." ~Warren Wiersbe, dalam Real Worship: Playground, Battleground, or Holy Ground?

Comments

Popular posts from this blog

Kebangkitan

 “Klaim kebangkitan vital bagi kekristenan. Jika Kristus dibangkitkan dari kematian oleh Allah, maka Dia punya mandat dan sertifikat yang tidak dimiliki oleh pemimpin agama mana pun. Sebutkan nama pemimpin agama dunia, semuanya meninggal. Musa pun meninggal …….Tetapi, Kristus hidup.” ~ RC Sproul (1939 - 2017) theolog

Iman adalah.....

"Iman adalah keyakinan bahwa Tuhan itu nyata dan bahwa Tuhan itu baik ... Ini adalah pilihan untuk percaya bahwa Dia yang menjadikan semuanya tidak akan meninggalkan kita dan bahwa Dia tetap mengirimkan terang ke dalam kegelapan kita dan merespon uluran tangan iman kita. Iman adalah keyakinan bahwa Tuhan akan melakukan apa yang benar. Tuhan berkata bahwa semakin situasi Anda tidak berdaya --helpless,  semakin Anda dekat pada kelepasan--Nya. Semakin besar kekhawatiran Anda, semakin tekun doa Anda. Semakin gelap ruangan, semakin besar kebutuhan akan terang. Pertolongan Tuhan dekat dan selalu tersedia, tetapi hanya diberikan kepada mereka yang mencarinya. “Allah Bapa, tolonglah kami memperbaharui komitmen kami kepada-Mu, untuk melepaskan segalanya dan untuk dimiliki dan dimiliki oleh-Mu. Kami rindu untuk menyerahkan diri kepada-Mu sehingga kami boleh tahu kemerdekaan Kudus yang tersedia bagi kami hanya melalui kasih karunia-Mu. ” Oleh Max Lucado

Kesaksian: Kehadiran-Nya memulihkan

Desember lalu adalah Natal kelima yang harus saya lewati bersama ketiga anak saya yang masih kecil-kecil. Lima tahun sudah suami saya meninggalkan Tuhan dan menelantarkan saya dan anak-anak demi kehidupan barunya dengan wanita lain. Selengkapnya >>