"Jika kita adalah orang Kristen sejati, jangan berharap semuanya mulus dalam perjalanan kita ke surga. Kita tidak boleh menganggapnya aneh, jika kita harus menanggung sakit, kerugian (looses), duka, dan kekecewaan, sama seperti orang lainnya. Pengampunan bebas dan penuh, kasih karunia di sepanjang jalan, dan kemuliaan pada akhirnya, itulah yang dijanjikan Juruselamat untuk kita. Tetapi Dia tidak pernah berjanji bahwa kita tidak akan mendapat kesukaran (afflictions)". J.C. Ryle (1816 - 1900), theolog Inggris, penulis
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment