"Inadah yang benar, yang sejati adalah ketika manusia, melalui rohnya, masuk dalam persahabatan dan keintiman dengan Tuhan. Ibadah yang benar dan sejati bukan datang ke tempat tertentu; bukan dalam hal mengerjakan ritual atau liturgi tertentu; bahkan tidak dengan membawa pemberian tertentu. Ibadah yang sejati adalah ketika roh, bagian yang baka dan tidak terlihat dari manusia, berbicara dan bertemu dengan Tuhan, yang kekal dan tidak terlihat." ~William Barclay
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment