"Saraf manusia dapat dikatakan sensitif dan mudah dikacaukan oleh rangsangan dari luar. Kata-kata, perlakuan, lingkungan, dan perasaan sangat mempengaruhi kita. Pikiran kita dijejali dengan begitu banyak pemikiran, rencana, dan imajinasi sehingga ia menjadi world of confusion - dunia penuh kegalauan. Jika kita dengan senang hati senantiasa menyerah kepada Tuhan, untuk memikul kuk-Nya, dan mengikuti-Nya, jiwa kita tidak akan dikacaukan secara berlebihan." ~Watchman Nee (1903 - 1972), pemimpin gereja di Cina, pengajar dan penulis, bukunya yg terkenal The Normal Christian Life
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment