Skip to main content

Transformasi Pikiran Kristen



Paulus berkata jika kita menyerahkan diri sebagai korban yang hidup; kita akan diubah oleh Tuhan sendiri. Suatu perubahan, pembaharuan yang membuat kita terus segar, terus hidup di dalam kesukaan yang luar biasa.


Sebaliknya ada orang lain yang sudah bergaul sampai puluhan tahun dengan kita, tetapi setiap kali bertemu dengannya tetap segar, tetap senang, berbicara berjam-jam pun kita tetap merasa berarti. Ketika mau berpisah, kita merasa sayang sekali, dan berharap bila bertemu lagi.



Paulus berkata jika kita menyerahkan diri sebagai korban yang hidup; kita akan diubah oleh Tuhan sendiri. Suatu perubahan, pembaharuan yang membuat kita terus segar, terus hidup di dalam kesukaan yang luar biasa. 


Ada orang yang ketika kita bergaul satu dua hari dengannya, kita sudah merasa bosan untuk berbicara dengannya, berbicara dua menit saja kita sudah merasa terlalu panjang. 


Apa sebabnya? Karena yang terakhir ada perubahan, pembaharuan, penyegaran yang tidak habis- habisnya, yang lain tidak. Ini penting sekali.


Kita menjadi orang Kristen, bukan menjadi orang Kristen yang beku, yang kering, yang sudah mati, yang sudah tidak bisa berubah, tetapi kita menjadi orang Kristen yang selalu segar, fleksibel, selalu siap mengikuti pimpinan Roh Kudus.



Perubahan dan pembaharuan akal budi kita merupakan hal yang sangat penting dan menjadi satu tanda dalam diri kita sehingga dapat selalu menjadi berkat bagi orang lain. Di manapun kita berada, orang lain merasa segar, apapun yang kita bicarakan orang lain merasa diteguhkan. Ketika kita memberikan penjelasan orang lain merasa ditolong dan pikirannya dicerahkan. Karena pikiran dan mental kita ada proses pembaharuan yang tidak henti-hentinya, bahkan perubahan itu bisa memberi pengaruh dan bisa memperbaharui orang lain.


Orang Kristen seharusnya adalah satu-satunya jenis orang yang terus menerus kontak dengan sumber kebenaran, bijaksana, dan cahaya sorgawi, karena Tuhan kita adalah dirinya kebenaran, sumber bijaksana, yang mewahyukan segala rencana yang kekal kepada orang-orang yang dicintai oleh-Nya.






(Stephen Tong, dalam "Transformasi Pikiran Kristen"

Comments

Popular posts from this blog

Doa St Agustinus dari Hippo

"Aku memohon kepada-Mu, Allahku, izinkan aku mengenal dan mencintai-Mu sehingga aku berbahagia didalam Engkau. Dan meskipun aku tidak bisa melakukan ini secara lengkap dalam hidup ini, izinkan aku memperbaiki diri hari demi hari sampai aku dapat melakukannya dengan seutuhnya. Izinkan aku mengenal-Mu lebih dan lebih dalam kehidupan ini, sehingga aku dapat mengenal-Mu secara sempurna di surga O Allah yang benar, izinkan aku menerima kebahagiaan di surga,yang Engkau janjikan sehingga kebahagianku menjadi sempurna. Sementara ini, biarkan pikiranku memikirkannya, biarkan lidahku membicarakannya, biarkan hatiku merindukannya, biarkan mulutku mengatakannya, biarkan jiwaku merasa lapar setelahnya, biarkan dagingku merasa haus setelahnya, biarkan keseluruhan keberadaanku merindukannya, sampai waktunya tiba aku masuk melalui kematian ke dalam kegembiraan Tuhan-ku, yang berlanjut selamanya,  dalam dunia tanpa akhir. Amin." (St Agustinus dari Hippo, 354-430)

Pengampunan dosa

 “Di dalam Dia… kita beroleh… pengampunan dosa…” (Epesus 1:7) "..hal yang membangkitkan rasa syukur yang paling dalam pada diri manusia adalah bahwa Allah telah mengampuni dosanya" ~Oswald Chambers

Doa

"Doa dimulai dengan berbicara kepada Tuhan, tetapi diakhiri dengan mendengarkan Dia. Di hadapan Kebenaran Mutlak, keheningan adalah bahasa jiwa --  In the face of Absolute Truth, silence is the soul's language." ~Fulton J. Sheen