"Yesus menyebut kita sahabat-sahabat-Nya dan sahabat-sahabat Allah. Itulah suatu tawaran yang hebat. Itu berarti bahwa kita tidak usah lagi memandang Allah dari jarak yang jauh; kita tidak lagi seperti hamba-hamba yang tidak mempunyai hak apapun untuk datang menghadap kepada tuannya; kita juga tidak seperti rakyat banyak yang hanya melihat sekilas raja yang lewat pada suatu upacara kenegaraan. Yesus memberi kita keakraban ini dengan Allah, sehingga Allah tidak iagi bagaikan orang asing yang jauh, tapi sahabat karib kita." ~William Barclay, Daily Bible Study the Gospel of John
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment