"Yesus tidak mati hanya untuk menyelamatkan kita dari hukuman dosa, .. Dia mati untuk menyucikan bagi diri-Nya orang yang ingin menaati-Nya, orang yang ingin diubahkan, to be transformed, menjadi serupa dengan-Nya ... Proses yang menjadikan kita secara bertahap serupa dengan Kristus, to the likeness of Christ, dimulai pada saat keselamatan kita ketika Roh Kudus datang untuk tinggal di dalam kita untuk benar-benar memberi kita hidup baru di dalam Kristus. Kita menyebutnya proses pengudusan progresif yang bertahap, atau tumbuh dalam kekudusan, karena ia itu benar-benar suatu proses pertumbuhan." ~Jerry Bridges, dalam Transforming Grace.
"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"
Comments
Post a Comment