Skip to main content

Datang Kepada Tuhan dan Hidup



(Dalam pelayanan) … pesan (berita) Injil haruslah selalu menuntun seseorang untuk melakukan suatu tindakan, datang kepada Tuhan. Itu haruslah merupakan tindakan dari kesadaran diri orang itu sendiri -- sekali ia bertindak, ia tidak akan pernah sama lagi.

Begitu saya mengambil tindakan, datang kepada Tuhan, seketika itu saya mulai hidup. Kurang dari itu, maka saya hanya ada tetapi tidak hidup. Saat dimana saya benar-benar hidup adalah saat ketika saya bertindak datang dengan segenap kemauan saya.

Orang percaya yang paling lemah, yang membuka diri dan mengatakan “ya” pada Yesus, pada detik itu juga dibebaskan dan kuasa Allah Yang Mahakuasa telah tersedia baginya.

Masalahnya sering, kita datang pada kebenaran Allah, mengaku bersalah, tetapi berbalik lagi. Kemudian kita mendekatinya lagi dan kembali mundur, sampai akhirnya kita belajar bahwa kita tidak  perlu mundur lagi.

Ketika kita diperhadapkan dengan Firman kebenaran dari Tuhan Penebus kita, kita harus segera bertindak mengatakan “ya”. Ketika  Yesus berfirman “Marilah kepada-Ku” (Matius 11:28), firman-Nya berarti “bertindaklah”, datanglah kepada-Nya.

Namun kenyataannya, hal terakhir yang kita ingin lakukan adalah datang pada Tuhan. Akan tetapi, setiap orang yang benar-benar datang mengetahui bahwa tepat pada saat ia datang, kuasa adikodrati kehidupan Allah memasuki orang tersebut.” – Oswald Chambers

Comments

Popular posts from this blog

Kebangkitan

 “Klaim kebangkitan vital bagi kekristenan. Jika Kristus dibangkitkan dari kematian oleh Allah, maka Dia punya mandat dan sertifikat yang tidak dimiliki oleh pemimpin agama mana pun. Sebutkan nama pemimpin agama dunia, semuanya meninggal. Musa pun meninggal …….Tetapi, Kristus hidup.” ~ RC Sproul (1939 - 2017) theolog

Kesetiaan Allah

"Kemarin Allah telah menolong kita, sebab kalau tidak, kita tidak berada di sini. Seperti Nabi Samuel, kita dapat mendirikan mezbah peringatan tentang kesetiaan Allah. Samuel menamakan batu peringatan itu EBENHAEZAR -- sampai di sini Tuhan telah menolong kita. Dan seperti Abraham, kita dapat memandang ke depan dan mengetahui bahwa Allah akan terus menolong kita. Abraham menamakan batu peringatannya JEHOVAH JIREH -- Tuhan akan memerhatikan kita. Jadi, Anda dan saya tidak perlu menyusahkan diri tentang waktu yang lalu dan cemas tentang hari yang akan datang, sebab Allah adalah Penolong kita yang tak pernah gagal". - Warren W. Wiersbe, dalam "Kekuatan untuk Menghadapi Masa Sukar"

Iman adalah.....

"Iman adalah keyakinan bahwa Tuhan itu nyata dan bahwa Tuhan itu baik ... Ini adalah pilihan untuk percaya bahwa Dia yang menjadikan semuanya tidak akan meninggalkan kita dan bahwa Dia tetap mengirimkan terang ke dalam kegelapan kita dan merespon uluran tangan iman kita. Iman adalah keyakinan bahwa Tuhan akan melakukan apa yang benar. Tuhan berkata bahwa semakin situasi Anda tidak berdaya --helpless,  semakin Anda dekat pada kelepasan--Nya. Semakin besar kekhawatiran Anda, semakin tekun doa Anda. Semakin gelap ruangan, semakin besar kebutuhan akan terang. Pertolongan Tuhan dekat dan selalu tersedia, tetapi hanya diberikan kepada mereka yang mencarinya. “Allah Bapa, tolonglah kami memperbaharui komitmen kami kepada-Mu, untuk melepaskan segalanya dan untuk dimiliki dan dimiliki oleh-Mu. Kami rindu untuk menyerahkan diri kepada-Mu sehingga kami boleh tahu kemerdekaan Kudus yang tersedia bagi kami hanya melalui kasih karunia-Mu. ” Oleh Max Lucado