Skip to main content

Terlalu Diberkati untuk Tertekan

Aku menolak untuk berkecil hati, sedih atau menangis.

Aku menolak untuk berputus asa, dan inilah alasannya mengapa:

Aku memiliki Tuhan yang maha kuasa; yang berdaulat dan yang berkuasa;

Aku memiliki Tuhan yang mengasihiku, dan aku ada di dalam tim-Nya.

Dia dalam semua hal bijaksana dan berkuasa; Nama-Nya Yesus; meskipun segalanya bisa berubah, Tuhanku tetap sama.

Aku menolak untuk dikalahkan.

Mataku tertuju pada Tuhanku.

Dia telah berjanji untuk bersamaku, kemana aku melangkah melalui kehidupan ini

Sementara hari-hariku berlalu mataku menatap ke takhta surga di atas.

Doaku telah mencapai hati Tuhanku

Aku berteduh di dalam kasih-Nya

Aku bersyukur kepada-Nya dalam segala hal

Mataku tertuju pada wajah-Nya

Pertempuran itu milik-Nya; kemenangan adalah milikku; Dia akan membantuku memenangkan perlombaan.

Ku mau katakan sekali lagi, “Aku terlalu diberkati untuk tertekan!”


- Penunis, Anonim

Meditasi:

"....sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berperang bagi kamu, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu". - Yosua 23,:10

"Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?" - Roma 8:31

Comments

Popular posts from this blog

Doa St Agustinus dari Hippo

"Aku memohon kepada-Mu, Allahku, izinkan aku mengenal dan mencintai-Mu sehingga aku berbahagia didalam Engkau. Dan meskipun aku tidak bisa melakukan ini secara lengkap dalam hidup ini, izinkan aku memperbaiki diri hari demi hari sampai aku dapat melakukannya dengan seutuhnya. Izinkan aku mengenal-Mu lebih dan lebih dalam kehidupan ini, sehingga aku dapat mengenal-Mu secara sempurna di surga O Allah yang benar, izinkan aku menerima kebahagiaan di surga,yang Engkau janjikan sehingga kebahagianku menjadi sempurna. Sementara ini, biarkan pikiranku memikirkannya, biarkan lidahku membicarakannya, biarkan hatiku merindukannya, biarkan mulutku mengatakannya, biarkan jiwaku merasa lapar setelahnya, biarkan dagingku merasa haus setelahnya, biarkan keseluruhan keberadaanku merindukannya, sampai waktunya tiba aku masuk melalui kematian ke dalam kegembiraan Tuhan-ku, yang berlanjut selamanya,  dalam dunia tanpa akhir. Amin." (St Agustinus dari Hippo, 354-430)

Pengampunan dosa

 “Di dalam Dia… kita beroleh… pengampunan dosa…” (Epesus 1:7) "..hal yang membangkitkan rasa syukur yang paling dalam pada diri manusia adalah bahwa Allah telah mengampuni dosanya" ~Oswald Chambers

Doa

"Doa dimulai dengan berbicara kepada Tuhan, tetapi diakhiri dengan mendengarkan Dia. Di hadapan Kebenaran Mutlak, keheningan adalah bahasa jiwa --  In the face of Absolute Truth, silence is the soul's language." ~Fulton J. Sheen